Tenaga Kontrak Petugas Kebersihan yang berkerja di Pusat Niaga Bersujud atau Pasar Minggu, yang benar-benar berkerja membersihkan sampah kini cuma 4 orang selebihnya malah ditempatkan di kantor yang entah apa dikerjakan mereka disana.
Tercatat ada 19 Tenaga Kontrak Petugas Kebersihan sesuai Keputusan Bupati Tanah Bumbu tahun 2018 yang diperkerjakan sebagai Tenaga Kebersihan di Pusat Niaga Bersujud.
Pemantauan Kru Media ini di lapangan nyatanya yang benar-benar berkerja sebagai Tenaga Kebersihan hanyalah 5 orang termasuk tenaga baru sebagai tukang sapu antara lain; Ari Saputra, Dorahman, M. Hariyadi dan M. Tommy Efendi, serta 1 orang tenaga baru sebagai tukang sapu, yang lainnya malahan di kantor bukan membersihkan sampah di lapangan.
Seorang Petugas Kebersihan mengaku hingga kini belum menerima lampiran Keputusan Bupati Tanah Bumbu tahun 2019 terkait perpanjangan kontrak.
"Ada Petugas Kebersihan yang mulanya ikut membersihkan sampah bersama kami, kini tak lagi di lapangan tapi diperkerjakan ke kantor. Selain itu terdapat petugas yang meninggal, dan yang tersangkut kasus Narkoba dan posisinya digantikasn oleh istrinya, padahal dengan hanya berkerja 4 kami cukup kewalahan apalagi usai pasar pada Sabtu Malam dan hari Minggu," ungkap Petugas kebersihan di lapangan membersihkan sampah.
Para Petugas Kebersihan yang benar-benar berkerja sesuai dengan statusnya itu pun berharap agar Bupati dan Sekdakab Tanah Bumbu memeriksa belasan Petugas kebersihan yang tak berkerja di lapangan tersebut. (Red)
Para Petugas Kebersihan yang benar-benar berkerja sesuai dengan statusnya itu pun berharap agar Bupati dan Sekdakab Tanah Bumbu memeriksa belasan Petugas kebersihan yang tak berkerja di lapangan tersebut. (Red)
Tags:
Pemerintahan
