Adanya kebijakan baru dari maskapai penerbangan Wings Air yang menghapuskan bagasi gratis bagi para penumpangnya, akan menjadi ancaman bagi Usaha Kecil Mandiri (UKM) yang memproduksi kuliner untuk keperluan oleh-oleh di Tanah Bumbu.
Hal ini seperti diungkapkan oleh Yandi Kamitono, Plt Ketua DPK Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Tanah Bumbu. Menurut Yandi yang juga merupakan Caleg Kabupaten Tanah Bumbu dari Partai Perindo ini, dengan adanya penghapusan bagasi gratis ini sama saja pihak maskapai penerbangan menaikkan harga tiket sebesar Rp 200 ribu, karena hitungan untuk bagasi dengan berat 5 kilogram penumpang harus bayar Rp 100 ribu, dan bagasi seberat 10 kilogram sebesar Rp 200 ribu.
"Kebijakan Wings Air itu akan membuat para penumpang Wings Air dari Tanah Bumbu ke luar daerah menjadi enggan membeli oleh-oleh dari produk UKM seperti kerupuk, amplang dan sebagainya," tutup Yandi. (Red)

