![]() |
| courtesy : menaraselatan |
Letaknya yang termasuk terpencil di pelosok, meski jalan akses kesana sudah lumayan bagus dari beberapa tahun sebelumnya, namun yang menjadi kendala bagi warganya adalah terkait penerangan dan komunikasi.
Menurut warga setempat, penerangan di desa ini warga sebagian besar masih mengandalkan lampu tradisional, terdapat pula warga yang tergolong mampu menggunakan mesin pembangkit listrik (generator set), diantaranya terdapat pula sekira 20 rumah yang menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (matahari, solar cell) dari bantuan kementerian ESDM.
Sedangkan terkait komunikasi warga tak dapat menggunakan telpon maupun ponsel karena tak ada sinyal, terkecuali keluar dari lokasi desa beberapa kilometer ke arah Dusun Aib atau ke arah Desa Temunih.
Dengan 2 kesulitan tersebut warga berharap perhatian pemerintah agar mereka pun dapat menikmati fasilitas penerangan dan mudah berkomunikasi dengan daerah luar di sekitarnya.
"Disini komunikasi berupa radio (semacam yang digunakan ORARI atau RAPI) saja tak ada, sulit kalau terdapat hal-hal penting yang perlu disampaikan ke luar daerah," ungkap beberapa warga setempat. (Red/01)
Tags
Advertorial

