Bupati Kotabaru, Said Jafar didampingi Ketua TP PKK, Hj. Fatma Idiana menghadiri acara Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Sungai Bahim Kecamatan Pulau Laut Selatan, Sabtu (24/11/18).
Turut hadir Sekdakab, Drs. Said Akhmad, Wakil Ketua DPRD, Drs. Mukhni, Kasdim 1004/Kotabaru, Kapolsek, Danramil, Pewakilan Lanal Kotabaru, SKPD, Muspika Pulau Laut Selatan, Kepala Desa se Kecamatan Pulau Laut Selatan, dan lainnya.
Dalam sambutannya Camat Pulau Laut Selatan, Deswandi, S.Sos, M.Ap menyampaikan selamat datang dan ucapan terimakasih kepada Bupati Kotabaru beserta rombongan yang bersedia hadir pada kegiatan tersebut, selain itu Deswandi juga menyampaikan persoalan terkait masalah jalan dan listrik.
"Untuk persoalan listrik ini masih menjadi masalah bagi warga kami disini, masih belum semua bisa menikmati listrik, ada sekira 30 Kepala Keluarga belum ada listrik," papar Deswandi.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kotabaru, Joni Anwar mengatakan, Kampung KB merupakan satu diantara program dalam rangka upaya penguatan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat, dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB sebagai upaya untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.
Lebih lanjut Joni Anwar menjelaskan pada saat ini adalah merupakan tahun yang ketiga dilaksanakannya mencanangkan kampung KB dan untuk Desa Sungai Bahim Kecamatan Pulau Laut Selatan ini adalah yang ke 11 untuk tahun anggaran 2018. Sudah pula disampaikan oleh Camat, mencanangkan kampung KB di Desa Bahim sudah dilaporkan dengan jumlah penduduk yang ada sebanyak 918 jiwa, jumlah kepala keluarga 212, yang terdiri dari laki-laki 50 jiwa dan perempuan 418 jiwa.
Kemudian program KB yang dilaksanakan di Desa Sungai Bahim ini adalah untuk pasangan usia subur, jadi kalau melihat hasil dari pendataan yang dilaksanakan di Desa Sungai Bahim ini peserta KB itu ada sekira 59.3 persen dari jumlah penduduk yang ada, dan kebanyakan masih menggunakan pil dan suntik, sedangkan implant hanya sebanyak 3 orang.
Selain itu disampaikan juga aspirasi dan keluhan masyarakat terkait masalah listrik mesjid, permohonan bantuan alat tangkap ikan, asuransi bagi nelayan, pengadaan mobil ambulans dan lain-lain.
Bupati Kotabaru mengatakan, dengan dicanangkannya Kampung KB di Desa Sungai Bahim ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia juga mengimbau agar Kampung KB yang sudah terbentuk bukan hanya sekedar nama tetapi harus hidup dan dijaga keberlangsungannya.
Ia juga mengimbau agar Kampung KB yang sudah terbentuk bukan hanya sekedar nama tetapi harus hidup dan dijaga keberlangsungannya.
Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan berupa 2 unit laptop dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan diperuntukkan bagi perpustakaan Desa Tanjung Seloka. (RNS/rel)
Tags:
Pemerintahan
