Save Meratus, Ratusan Mahasiswa Tolak PKP2B PT MCM


Puluhan organisasi kemahasiswaan peduli lingkungan yang tergabung dalam aksi Save Meratus Jilid II, melakukan unjukrasa di halaman kantor Gubernur KalselMinggu (28/10/18).

Ratusan mahasiswa ini berasal dari berbagai kabupaten yang ada di Kalsel termasuk mahasiswa dari Kabupaten Kotabaru. 

Aksi yang digagas BEM ULM (Universitas Lambung Mangkurat) bersama dengan Wahli Banjarmasin ini berlangsung mulai jam 07.00 sampai 10.00 WITa.

Dalam orasinya mereka menyerukan keperihatinnya atas ijin pertambangan yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM kepada PT. MCM.
Mereka menuntut agar Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) PT. Mantimin Coal Mining (MCM) yang dikeluarkan Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Nomor 441.K/30/DJB/2017 yang ditandatangani oleh Dirjen Minerba agar dicabut

Mahasiswa menilai dampak negatif perubahan ekologis dan lingkungan yang ditimbulkan dari kegiatan ekplorasi batubara di kawasan pegunungan Meratus ini sangat serius.
Bendungan Batang Alai di Kecamatan Batang Alai hanya berjarak 2.9 Km dari lokasi tambang milik PT. MCM, bendungan dengan luas hampir 8 ribu hektar ini digunakan untuk irigasi pertanian, perikanan dan sumber air minum bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Koordinator lapangan aksi Save Meratus yang juga mahasiswa ULM, Ahdiat Zairullah mengatakan melalui aksi ini mereka ingin mengkampanyekan kepada masyarakat; Kawasan Meratus adalah atap Kalsel, rimba terakhir yang menyimpan cadangan air untuk bendungan Batang Alai yang jadi tumpuan hidup ribuan warga Barabai. (RNS/rel)

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara