[ADV] APKASI Sebagai Penyemangat Jalannya Pembangunan di Daerah - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Website Ini Telah Dilihat 96,9 Juta Kali

    Rabu, 11 Mei 2016

    [ADV] APKASI Sebagai Penyemangat Jalannya Pembangunan di Daerah

    Ketua umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI),  Mardani H Maming, yang juga merupakan Bupati Tanah Bumbu, menyatakan keberadaan lembaga APKASI setidaknya akan jadi sebuah penyemangat masing-masing Pemerintah Daerah di Indonesia dalam melaksanakan program pembangunan bagi masyarakat.

    Hal itu disampaikan oleh Mardani H Maming saat acara penutupan event tahunan APKASI International Trade And Investment Summit (AITIS) ke12 , di Gedung Jakarta International Exspo, belum lama tadi.

    “APKASI adalah penyemangat pelaksanaan program pembangunan yang ada di daerah. Semoga ke depannya semua daerah di Indonesia pembangunannya lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera, “ kata Mardani H Maming dalam acara yang juga dihadiri  oleh Presiden RI,  Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negri, Tjahyo Kumolo.
     

    Mardani menjelaskan, satu contoh program APKASI yang saat ini dapat menjadi pendorong atau penyemangat program pembangunan di daerah adalah dimulainya kerjasama antara pihak APKSI dengan negara lain dalam bidang ekonomi. Melalui kerjasama ini diharapkan menjadi peluang yang besar bagi Pemerintah Daerah untuk meningkatkan ekonomi masyarakatnya dengan cara memasarkan hasil produksi di daerahnya ke negara lain.

    “Bahkan kalau perlu kita juga akan membuat sistem jaringan pemasaran online, agar produk-produk di daerah lebih dikenal dan dibeli oleh bangsa lain,” ujar Mardani H Maming.

    Sementara itu Presiden Jokowi menilai ketatnya sistem ekonomi di era pasar bebas atau globalisasi saat ini adalah satu tantangan yang siap dihadapi seluruh unsur pemerintah baik itu di tingkat pusat maupun di daerah.
     
    Kerja keras Pemerintah Pusat dalam membuat kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat itu harus sebaik mungkin bisa ditindaklanjuti dengan regulasi kebijakan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan daerah masing-masing.

    “Di jaman sekarang ini kita sudah masuk di era kompetisi. Percuma saja Pemerintah Pusat mati-matian membuat kebijakan aturan untuk meningkatkan ekonomi di daerah, kalau pemerintah daerahnya sendiri tidak segera membuat regulasi aturan yang sesuai kebutuhan. Inilah yan kerap menjadi kendala program pembangunan yang ada di lapangan,” kata Presiden.

    Jokowi menambahkan,  ada sekira 42 aturan pemerintah baik itu yang berupa Peraturan presiden (Perpres), Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup) dan lain sebagainya yang bertujuan untuk mendorong peningkatan ekonomi dan pembangunan di daerah.

    Namun sekira 3 ribu lebih aturan tersebut saling bertentangan sehingga menjadi penghambat pelaksanaan program pembangunan tersebut. “Oleh sebab itu semuanya harus dihapus dan diganti yang lebih relevan sesuai kebutuhan,” tegas Jokowi.

    Acara penutupan APKASI ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden. Sebelumnya juga dirangkai dengan penyerahan piala oleh Mardani H Maming kepada perwakilan Pemkab Lahat, Propinsi Sumatera Selatan yang menang sebagai juara pertama kategori pameran terbaik dalam acara tersebut.  (Adv/Relhum). 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda