TANAH BUMBU,
Jajaran Pemkab Tanah Bumbu terus berupaya mengimplementasikan nilai-nilai “Manajemen Illahiyah” secara
konkrit di tengah masyarakat. Nilai-nilai keagamaan yang terangkum dalam sistem “Manajemen
Illahiyah” diharapkan tidak hanya sekedar menjadi selogan atau simbolis belaka
dalam penerapannya.
“Nilai-nilai Manajemen Illahiyah hakekekatnya perlu kita pahami secara luas. Intinya adalah untuk meningkatkan kualitas moral yang lebih baik,” kata Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming.
Kemudian pemberian jaminan kesehatan bagi para ulama
se Kabupaten Tanah Bumbu, peningkatan wawasan keagamaan masyarakat melalui program
ziarah, penyaluran dana hibah untuk membangun mesjid, dan sejumlah program
keagamaan rutin lainnya yang sudah berlangsung setiap tahun.
Secara terpisah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Bumbu, HM. Fadly Muis juga mengakui tidak sedikit manfaat program daerah khususnya di bidang keagamaan yang saat ini dirasakan oleh masyarakat.

“Nilai-nilai Manajemen Illahiyah hakekekatnya perlu kita pahami secara luas. Intinya adalah untuk meningkatkan kualitas moral yang lebih baik,” kata Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming.
Bupati menambahkan, tidak sedikit program daerah khususnya
di bidang keagamaan yang secara tidak langsung diproyeksikan untuk mendorong
penerapan nilai-nilai Manajemen Illahiyah.
Sehingga program keagamaan yang awalnya dirintis Bupati
pertama Tanah Numbu, dr. HM. Zairullah Azhar tersebut, saat ini pelaksanaannya
menjadi lebih konkrit sesuai kebutuhan riil di masyarakat.
Program daerah tersebut jelas Bupati, antara lain
penyaluran beasiswa bagi para santri berprestasi untuk melanjutkan pendidikan
ke Hadramaut, Yaman.
Semua itu bertujuan untuk membangun bangsa yang lebih baik
melalui pendekatan agama yang terangkum dalam sistem Manajemen Illahiyah. Bukan
berarti Manajemen tersebut saat ini hilang, tapi pelaksanaannya yang
saat ini agak berbeda”, tegas Mardani.
Secara terpisah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Bumbu, HM. Fadly Muis juga mengakui tidak sedikit manfaat program daerah khususnya di bidang keagamaan yang saat ini dirasakan oleh masyarakat.
Sejumlah tempat ibadah yang awalnya terkesan kurang layak
untuk ditempati, saat ini berdiri kokoh berkat adanya bantuan hibah dari
pemerintah daerah.
Program jaminan kesehatan terhadap para Ulama juga turut
menambah semangat mereka dalam upaya menyampaikan syiar agama kepada
masyarakat.
Semangat ini ditambah dengan adanya program beasiswa bagi
para santri ke Hadramaut dengan harapan mereka yang lulus dari sana bisa
belajar dan mengamalkan syiar-syiar agama kepada masyarakat di daerah.
“Ini semua bagian dari Implementasi sistem Manajemen
Illahiyah. Melalui dukungan pemerintah semoga ke depannya berjalan dengan baik
dan lebih memberikan nilai positif terhadap peningkatan kualitas moral
di masyarakat,” kata HM. Fadly Muis. (Relhum)
Tags:
Religi
