KOTABARU,
Belasan kilometer jalan umum yang melewati beberapa desa di Kecamatan Kelumpang Hilir dan Kelumpang Selatan, aspalnya terkelupas.
Kondisi jalan yang melewati kawasan Desa Plajau Baru, Sukamaju dan Sungai Kupang Jaya; sudah memperihatinkan. Jalan umum belasan kilometer yang dulunya beraspal itu, kini aspalnya sudah terkelupas disana sini. Persentase antara badan jalan yang beraspal dengan yang sudah terkelupas; justru lebih banyak yang sudah terkelupas.
Badan jalan kini lebih banyak terlihat batu kerikil bercampur tanah. Selain itu beberapa jembatan pun kondisinya nyaris sama; terdapat jembatan beton yang lantai dasarnya menampakkan besi rangka yang bisa membahayakan para pengendara.
Terdapat pula jembatan yang masih terbuat dari bahan kayu Ulin yang kondisinya sudah berlubang lantainya.
Widodo, seorang warga setempat mengungkapkan perbaikan jalan umum itu sudah lama tak dilakukan oleh Pemkab setempat.
"Setahu saya yang diperbaiki jembatan-jembatan, yang tak berapa lama sudah rusak.
Sedangkan seorang warga lainnya, Tasim mengharapkan Pemkab segera memperbaiki jalan sebagai prioritas.
"Daerah sini kan kaya; ada kebun sawit, tambang batubara, timah, bijih besi, emas dan sebagainya, ini malah daerahnya disia-siakan, mana hasil dari bumi daerah ini," ujar Tasim. (JCO)
Belasan kilometer jalan umum yang melewati beberapa desa di Kecamatan Kelumpang Hilir dan Kelumpang Selatan, aspalnya terkelupas.
Kondisi jalan yang melewati kawasan Desa Plajau Baru, Sukamaju dan Sungai Kupang Jaya; sudah memperihatinkan. Jalan umum belasan kilometer yang dulunya beraspal itu, kini aspalnya sudah terkelupas disana sini. Persentase antara badan jalan yang beraspal dengan yang sudah terkelupas; justru lebih banyak yang sudah terkelupas.
Badan jalan kini lebih banyak terlihat batu kerikil bercampur tanah. Selain itu beberapa jembatan pun kondisinya nyaris sama; terdapat jembatan beton yang lantai dasarnya menampakkan besi rangka yang bisa membahayakan para pengendara.
Terdapat pula jembatan yang masih terbuat dari bahan kayu Ulin yang kondisinya sudah berlubang lantainya.
Widodo, seorang warga setempat mengungkapkan perbaikan jalan umum itu sudah lama tak dilakukan oleh Pemkab setempat.
"Setahu saya yang diperbaiki jembatan-jembatan, yang tak berapa lama sudah rusak.
Sedangkan seorang warga lainnya, Tasim mengharapkan Pemkab segera memperbaiki jalan sebagai prioritas.
"Daerah sini kan kaya; ada kebun sawit, tambang batubara, timah, bijih besi, emas dan sebagainya, ini malah daerahnya disia-siakan, mana hasil dari bumi daerah ini," ujar Tasim. (JCO)
Tags:
Pembangunan


