KOTABARU, PT. SILO (Sebuku Iron Lateritic Ores) mengucurkan dana Rp 26 milyar ke Pemkab Kotabaru.
Abdul Hamid,bKabid SDA Dinas Bina Marga Kotabaru membenarkan adanya bantuan dari PT SILO ke Pemkab Kotabaru tersebut.
Dijelaskannya, bantuan itu bukan dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk bangunan fisik.
Dijelaskannya, bantuan itu bukan dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk bangunan fisik.
"Bangunan dermaga di Siring Laut itu ," sebutnya.
Ditambahkannya, kontraktor yang mengerjakan fisik itupun dari pihak PT SILO yang menunjuk langsung; kontraktor dari Surabaya.
"Setelah selesai pembangunan baru diserahkan ke Pemkab, dicatat sebagai aset daerah di bagian aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah," jelasHamid.
"Kenapa PT SILO yang menyumbang ke Pemkab ?" tanya kru media ini.
"Bantuan diberikan ke Pemkab Kotabaru itu akibat dari PT SILO tidak jadi membangun jembatan sesuai perjanjian atas pemberian ijin pertambangan di daratan Pulau Laut Kotabaru.
"Jadi PT SILO tidak benar memberikan bantuan berupa uang tunai ?" pancing kru media.
"Tidak benar itu !" jawab Hamid dengan lantang.
"Pihak DPRD apakah mengetahui adanya sumbangan dari PT SILO itu ?" tanya kru media ini pula.
"Nah, kalau ditanya itu, aku tidak bisa memberikan tanggapan," ujar Hamid.
Sebelumnya Hamid mengatakan, sumbangan sejumlah Rp 26 milyar yang harus diberikan PT SILO ke Pemkab Kotabaru ini disampaikan pada rapat yang digelar beberapa bulan yang lalu.
Terkait sumbangan PT SILO berjumlah puluhan milyar rupiah tersebut, Media ini menanyakannya ke pihak DPRD Kotabaru. 2 Anggota DPRD Kotabaru, Syaiful Anwar dari Partai Demokrat, dan Jerry Lumenta dari PDIP, melalui ponsel menyatakan pihaknya tak mengetahui adanya sumbangan maupun bantuan dari PT SILO tersebut. (JCO)
Tags:
Ekonomi

