Cerpen | Merangkai Angka Harapan
Rusdi bangun agak kesiangan. Jam dinding menunjukkan jam 09.40 waktu setempat. Rusd…
Rusdi bangun agak kesiangan. Jam dinding menunjukkan jam 09.40 waktu setempat. Rusd…
Senja merah menggantung dengan indah di ufuk barat, di depan rumahku. Masih terasa…
Aku meradang setelah mengetahui dari ibu, bahwa sepeda motor yang diperuntukkan untu…
Duaaaar……! Bunyi keras itu membangunkan tidurku yang lelap oleh mimpi-mimpi indah. Ak…
“……Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi hanya untuk bersamanya, kumencintainya, sun…
Ulun kada kawa mamilih antara pian wan inya; sama-sama baik ka ulun," ujar Mina…
Sombong dan arogan sekali orang ini, pikir Heri. Lagaknya sok bersih setiap kali dit…
"Ka, pabila kita nikahan ? Muyak sudah ulun nang kaya naya haja, sudah babulan-bul…
Sudah hampir setengah jam yang lalu, Sumiati menunggu kata ijin yang keluar dari mul…