Di era modern ini sejarah yang sekian lama tersembunyi; muncul ke permukaan tak terkecuali tentang Nabi Muhammad serta sejumlah wanita dalam kehidupan beliau diantaranya Amrah binti Yazid.
Lengkapnya; Amrah binti Yazid bin al-Jaun adalah wanita yang pernah dinikahi Nabi Muhammad namun diceraikan sebelum digauli (belum sempat hidup bersama) karena didapati memiliki penyakit kusta atau lepas.
Amrah dikenal sebagai wanita yang sangat cantik dan mantan istri dari Fadhl bin Abbas bin Abdul Muthallib. Nabi Muhammad menceraikannya tak lama setelah pernikahan, sebelum adanya hubungan suami istri.
Amrah binti Yazid merupakan wanita dari suku lain (asing) yang dipersunting Nabi Muhammad, sebelumnya ia merupakan istri dari sepupu Nabi, Fadhl bin Abbas bin Abdul Muthallib. Ia digambarkan sebagai seorang wanita paling cantik dan muda pada masanya.
Sumber dari kisah ini adalah Shahih Bukhari: versi kisah dimana seorang wanita (putri al-Jaun) mengucapkan "Aku berlindung kepada Allah darimu", dicatat dalam Shahih Bukhari nomor 5254. Hadits ini diriwayatkan dari Aisyah RA melalui Imam Al-Auza'i dan Az-Zuhri.
At-Tabaqat al-Kubra karya Ibnu Sa'ad; kitab sejarah ini memberikan rincian lebih detail mengenai latar belakang Amrah, termasuk statusnya sebagai mantan istri Fadhl bin Abbas dan proses perceraiannya karena penyakit kusta.
Kitab Al-Mustadrak karya Al-Hakim; sumber lain yang menyebutkan riwayat mengenai wanita-wanita yang dipersunting namun tidak sempat hidup bersama Nabi secara permanen.
Tarikh al-Tabari; Sejarawan terkemuka Al-Tabari juga menceritakan kisah pencarian perlindungan ini, meskipun terkadang menyebut nama yang sedikit berbeda seperti Ghaziyya binti Jabir, yang oleh sebagian ulama dianggap sebagai sosok yang sama. ©Jurnalisia™
đź‘€
Tags:
Historis
