Berasal dari kata Karunya; bahasa Sangiang/Ngaju kuno) yang berarti tembang atau nyanyian.
Karungut berfungsi sebagai media hiburan, nasihat, ritual adat, hingga pengantar tidur. Karungut adalah seni bertutur dari Suku Dayak Ngaju; yang dilantunkan dengan irama khas, seringkali diiringi alat musik kecapi, gong, atau gendang.
Kesenian tradisional ini sering disebut sebagai "pantun yang dilagukan". Terbagi atas Karungut spontan (tradisional/improvisasi) dan Karungut tidak spontan (sudah dipersiapkan/ditulis terlebih dahulu).
Seni Karungut populer di sepanjang jalur sungai Kahayan, Kapuas, Katingan, hingga Barito di Kalimantan Tengah. ©Jurnalisia™
đź‘€ 5027
Tags:
Seni
