Fakta Suku-suku Jermanik Yang Membentuk Bangsa Eropa


Jurnalisia,
Suku-suku Jermanik adalah kelompok etnis-linguistik kuno dari Eropa Utara dan Tengah; Skandinavia Selatan/Jerman Utara) yang berperan penting dalam meruntuhkan Kekaisaran Romawi Barat

Mereka dikenal sebagai ahli metalurgi, masyarakat agraris yang bermigrasi besar-besaran, dan leluhur bangsa modern seperti Jerman, Inggris, Belanda, dan Nordik. 

Bermula dari Jaman Besi; sekitar abad ke 4 SM di Skandinavia dan Jerman utara, mereka bermigrasi ke selatan dan barat, berinteraksi dengan Romawi, dan menetap di wilayah seperti Gaul, Spanyol, dan Inggris selama Abad Pertengahan Awal. Masyarakat mereka didominasi prajurit yang setia kepada pemimpin militer, sering kali berbasis pada pertanian dan komunitas desa.


Kelompok suku utama; terbagi menjadi beberapa kelompok besar, termasuk Goth, Vandal, Frank (Prancis), Saxon, Angle (Inggris), Lombard, dan Teuton. Mereka mahir dalam pandai besi dan metalurgi, sering menggunakan emas dalam seni mereka, serta memiliki pakaian khas (seperti celana) yang dianggap aneh oleh bangsa Romawi. Suku-suku ini memainkan peran krusial dalam membentuk peta budaya dan politik Eropa modern setelah keruntuhan Romawi pada 476 M.

Mereka berkonflik dengan Romawi; pertempuran Hutan Teutoburg (9 M) adalah kemenangan besar mereka, yang menghentikan ekspansi Romawi ke wilayah Jermanik (Magna Germania).

Awalnya mereka menganut kepercayaan politeisme (seperti Franka yang memuja dewa air Kuinotaurus), secara perlahan mereka memeluk agama Kristen selama abad pertengahan.

Bahasa mereka adalah akar dari rumpun bahasa Jermanik saat ini yang mencakup bahasa Inggris, Jerman, Belanda, dan bahasa-bahasa Nordik, dengan lebih dari 515 juta penutur asli. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 1948

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama