Dulu Dibuang, Kulit Cempedak Kini Jadi Kuliner - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id

    Senin, 19 Januari 2026

    Dulu Dibuang, Kulit Cempedak Kini Jadi Kuliner

     
    Ketika teknologi informasi belum berkembang pesat, hanyalah orang-orang di perdesaan saja yang mengetahui kegunaan kulit buah Cempedak (Tiwadak) untuk dijadikan makanan ataupun kuliner. 
     
    Sebutannya Mandai; adalah makanan khas Suku Banjar dari Kalimantan yang terbuat dari kulit cempedak yang difermentasi. Proses fermentasi ini membuat mandai memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang unik; gurih dan sedikit asam. Selain kulit Cempedak yang dapat dijadikan Mandai, juga kulit Nangka meski sangat jarang. 

     
    Kulit Cempedak terlebih dulu dikupas kulit bagian terluar, kemudian dipotong-potong, direndam dalam air garam, dan difermentasi selama beberapa hari hingga lebih. Mandai ini diyakini kaya akan vitamin A dan C, serta mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.
     
    Mandai yang sudah difermentasi dapat digoreng seperti ikan, ditumis, dioseng dicampur dengan tahu, tempe, petai dan lainnya, atau direbus dengan bumbu-bumbu khas Banjar. Kini Mandai tak cuma dikenal di daerah asalnya tapi juga secara nasional, bahkan tak sedikit ekspatriat dari Suku Banjar yang berada di negara lain turut memperkenalkan Mandai melalui media sosial mereka. ©Jurnalisia™
    👀 2325 
     

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda

    ... ...