Katanya Bebas, Ada Pungutan Parkir di Pantai Pagatan

Tanah Bumbu,
Meski ramai hanya pada hari-hari libur, Pantai Pagatan masih menjadi tujuan warga berwisata sambil bersantai.

Selain pengunjung dapat berswafoto di dermaga dengan latar belakang view Laut Jawa, juga dapat berenang, menikmati berbagai penganan dan minuman sambil menikmati semilirnya angin. Bagi yang kurang bisa atau belum bisa berenang tersedia pelampung.

Objek wisata Pantai Pagatan dilengkapi pula oleh fasilitas gazebo, toilet dan kamar mandi hingga mushala. Lapangan parkir yang luas memudahkan para pengunjung untuk menempatkan kendaraan mereka di dalam lokasi objek wisata.

Namun yang kiranya dirasa cukup mengganggu adalah adanya pungutan parkir yang tidak jelas dengan tarif yang tak jelas pula.

"Disini itu sebenarnya tak ada pungutan untuk parkir, dibebaskan," ungkap seorang penjual penganan dan minuman yang setiap hari mangkal di objek wisata Pantai Pagatan.

Faktanya pungutan dilakukan sejumlah orang yang berjaga di sekitar pintu masuk ke Pantai Pagatan. Para pemungut parkir itu akan mendatangi kendaraan yang akan keluar dari lokasi Pantai Pagatan, meminta biaya parkir tanpa memberikan karcis tanda pungutan.

Dampak dari dibebaskannya biaya parkir, yaitu adanya pungutan yang tak jelas, selain itu penempatan kendaraan milik para pengunjung yang terkesan suka-suka. 

"Seharusnya biar di objek wisata; tetap harus ada biaya parkir. Ini selain untuk pemasukan daerah, juga ada yang mengatur parkir serta yang menjaga keamanan kendaraan," ungkap seorang tokoh warga di Pagatan. ©Jurnalisia™

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama