Tak sedikit pasien maupun keluarga pasien RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru mengeluhkan kurangnya stok obat di apotek RSUD PJS Kotabaru.
Misalnya saja seorang pasien yang berhasil dimintai keterangan mengatakan dari 7 obat yang diresepkan 2 jenis obat yang tidak ada di apotek rumah sakit. Menurut pasien itu dari keterangan petugas stok obat kosong, dan pihak apotek mengeluarkan copy resep untuk dicari di toko obat di luar rumah sakit.
Ditanyakan terkait masalah ini, Direktur RSUD PJS Kotabaru, dr. Cipta Waspada mengatakan kalau kasus per kasus mungkin saja, tiap hari ada saja yang kasusnya jarang tiba-tiba ada, obat persediaan sedikit dengan alasan kasus penyakit tidak pernah ada seperti vaccin rabies harga mahal, masa hidup obat pendek hanya 1 tahun, begitu juga dengan zat anti bisa ular.
Namun ketika ditanyakan secara global keluhan warga yang berobat banyak mengeluhkan tidak tersedianya obat di apotek rumah sakit, Direktur RSUD PJS Kotabaru, dr. Cipta Waspada mengatakan akan mengecek dulu. Karena menurut dr. Cipta bila membeli di luar perlu penjelasan tersendiri. (DBG)
Tags:
Kesehatan
