Tukar sampah dengan takjil, adalah gerakan peduli lingkungan yang digagas oleh komunitas Bank Sampah "Karya Utama Mandiri" yang beralamat di RT 11 Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru.
Bertempat di Taman Siring Laut, Minggu (19/05/19), para pegiat lingkungan ini melakukan aksi tukar sampah plastik seperti bekas botol atau gelas air mineral, dengan makanan untuk berbuka puasa atau yang biasa dikenal dengan sebutan takjil.
Menurut ketua bank sampah Karya Utama, Suci Setiawati, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi sampah plastik yang tidak terkelola, atau yang dibuang di sembarang tempat, juga meningkatkan kesadaran warga akan bahaya penggunaan bahan plastik bagi lingkungan, karena sifatnya yang sangat sulit diurai oleh tanah.
"Kami berharap dengan kegiatan ini masyarakat menjadi semakin peduli akan bahaya penggunaan bahan plastik bagi lingkungan dan mengganti bahan plastik dengan bahan yang ramah lingkungan," kata Suci.
Lebih lanjut suci mengatakan selain menukar sampah plastik dengan takjil, ke depan pihaknya akan melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah, konsepnya sampah plsatik akan ditukar dengan peralatan sekolah atau alat-alat tulis.
Kegiatan yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kotabaru dan yang baru pertama kali dilakukan di Kotabaru ini mendapat respon positif dari masyarakat, ini terlihat dari banyaknya warga yang datang membawa sampah plastik untuk ditukar dengan takjil. (RnS)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.