Sebar Berita Perampokan Warga Ini Mengaku Iseng

Insert : Iptu Pato S Tompo
Polisi ungkap berita Hoax Rampok Bersenjata Api di Pulau Laut Tengah.
Polres Kotabaru, melalui Polsek Pulau Laut Tengah (PLT), bergerak cepat turun ke lapangan mengumpulkan bukti serta keterangan para saksi dan korban terkait adanya dugaan perampokan bersenjata di wilayah hukum Polsek PLT, Kamis (16/05/19).

Dugaan tindak kejahatan berupa perampokan ini disebar melalui WhatsApp (WA) dan dibagikan di Facebook (FB), mengakibatkan para netizen yang membaca menjadi kuatir akan keselamatan mereka, apalagi yang ingin berpergian pada malam hari menggunakan sepeda motor.

Adapun isi informasi yang dilansir dari FB dan group WA tersebut berbunyi "untuk wilayah Sungai Pinang atau yang di luar daerah, harap berhati-hati bila tulak ke arah Kotabaru atau buliknya jangan wani sorangan apalagi binian, karena ada rampok bersenjata api sama pisau, sekedar memperingati karena ulun sudah jadi korban perampokan sekitar jam 3 sore tadi di jalan perbatasan antara Selaru lawan Sungup, sekarang masih proses jalur hukum yang berlanjut," kata seseorang bernama Norhanah yang mengaku sebagai korban.

Menyikapi informasi dugaan tindak pidana perampokan yang beredar dan terjadi di wilayahnya, Kapolsek PLT, Iptu H. Pato S Tompo menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti terkait kejadian tersebut.

"Saat ini anggota kami sedang melakukan penyelidikan dan mengumpulkan semua informasi di lapangan, selanjutnya memeriksa saksi yang sekaligus juga mengaku sebagai korban, dan didapat informasi berita yang disebarkan oleh pelaku, Norhana (33), warga RT 4  Desa Mekarpura Kecamatan P. laut Tengah adalah berita bohong atau Hoax, dia melakukan hal itu hanya karena iseng, selanjutnya yang bersangkutan meminta maaf kepada aparat Kepolisian dan seluruh masyarakat Desa Mekarpura dan sekitarnya," kata Pato saat dikonfirmasi, Jumat (17/05/19). 

Lebih lanjut Pato berharap masyarakat tidak mudah terpancing dan terprovokasi dengan kabar hoax lainnya yang belum pasti kebenarannya sembari meminta masyarakat  beraktivitas seperti biasa dan jika ada keluhan terkait hukum bisa langsung melapor ke Polsek Pulau Laut Tengah. (RnS)
Lebih baru Lebih lama