Meski Tak Dibiayai Pemkab, Wabup Kotabaru Tetap Perjuangkan Blok Migas Sebuku

Insert : Wabup Kotabaru, Ir. Burhanuddin
Pemkab Kotabaru melalui Wakil Bupati, Ir. Burhanuddin seakan tak pernah berhenti melakukan berbagai upaya guna menuntut hak dana bagi hasil (DBH) serta Participation Interest (PI) dari pengelolaan Migas Blok Sebuku di Pulau Lari-larian yang sejatinya secara yuridis formal masuk dalam wilayah Kabupaten Kotabaru.

Burhanuddin bersama unsur pimpinan DPRD Kotabaru mengikuti rapat dengar pendapat dengan komisi II DPRD Propinsi Kalsel yang dilaksanakan pada Kamis (16/5/19) di gedung DPRD Propinsi di Banjarmasin.

Burhanuddin meminta agar anggota DPRD Propinsi Kalsel bersikap proaktif dalam memperjuangkan hak DBH atas pengelolaan Blok Migas di Pulau Lari-larian tersebut.

"Kita menyamakan persepsi bahwa Kotabaru adalah sebagai daerah penghasil, oleh karenanya berhak atas DBH pengelolaan blok Migas Sebuku," tuturnya.

Lanjut Burhanuddin beberapa waktu lalu  Kementrian ESDM pernah menawarkan DBH dalam bentuk bantuan keuangan, namun Kotabaru tidak setuju, karena jika dalam bentuk bantuan keuangan bisa saja nilai yang diberikan jauh dari harapan kita, dan juga bisa saja pemberian itu hanya dilaksanakan sekali saja.

"Kita menolak skema bantuan keuangan, tapi kita bertahan pada skema DBH, dan kita berharap segera ditetapkan menjadi daerah penghasil," ungkapnya.

Langkah Burhanuddin tidak hanya berhenti sampai disitu, meski perjalanan dinasnya tidak dibiayai Pemkab Kotabaru, ia terus mengawal dan memperjuangkan DBH dan PI atas pengelolaan blok migas Sebuku di Pulau Lari-larian, rencananya setelah lebaran Idul Fitri nanti, Burhanuddin bersama unsur Pimpinan DPRD Kotabaru dan DPRD Propinsi Kalsel akan melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulbar, Bupati Majene dan Anggota DPRD I dan II Sulawesi Barat serta jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementerian ESDM RI) di Jakarta guna memperjuangkan agar  Kotabaru ditetapkan sebagai daerah penghasil.

Lebih lanjut Burhanuddin mengatakan proses ini terus berjalan, dan ia berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan sampai Kotabaru mendapatkan DBH yang semestinya pada pengelolaan blok migas di blok Sebuku tersebut.

"Kami akan terus berjuang sampai kita mendapatkan DBH yang semestinya, dan jika ini berhasil, tentu akan sangat membantu peningkatan penerimaan daerah yang muaranya untuk pembangunan di Kotabaru," pungkasnya. (RNS)
Lebih baru Lebih lama