Mappanre ri Tasi Pagatan Kurang Semarak


Event pariwisata tahunan pesta adat nelayan sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu, Mappanre ri Tasi tahun 2019 ini, tampak kurang semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dirasakan sendiri oleh para warga yang memanfaatkan event ini untuk mengais rejeki terutama para pengelola parkir.

"Sepi mas, tak seperti tahun-tahun sebelumnya yang ramai dari hari pembukaan, apalagi tahun ini pak Mardani sudah bukan bupati lagi," ungkap seorang pengelola parkir di kawasan pantai Pagatan.

Menurut pengelola parkir itu ia membayar sebesar Rp 5 juta ke Pemkab untuk selama event berlangsung.


"Kemungkinan ada aja sih untungnya hingga pesta adat berakhir karena di lahan parkir ini akan kami sewakan juga untuk yang minat membuka warung minum, lumayan kalau ada yang buka warung sampai 5 orang sudah bisa menutupi sewa," ungkap pengelola parkir yang memungut Rp 10 ribu untuk kendaraan roda 4.

Pemantauan Kru Media ini di lokasi Mappanre ri Tasi di Pagatan; selain berdiri tenda-tenda untuk pameran oleh SKPD di lingkup Pemkab dan perusahaan, juga dipadati oleh para pedagang yang berjualan macam-macam keperluan serta berjualan kuliner, hanya saja memang kurang semarak. (Red)
Lebih baru Lebih lama