Menyikapi maraknya berita hoax (berita bohong) yang beredar di masyarakat, yang hampir setiap hari dikonsumsi, demi memerangi berita bohong tersebut media Online Jurnalisia menggelar seminar yang mengusung tema antara produk jurnalistik dan berita hoax, pada Rabu (03/04/19), bertempat di Gedung Mahligai Bersujud Kapet Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu.
Seminar yang dihadiri oleh Kepala Kominfo, Perwakilan Polsek Simpang Empat, Perwakilan Kodim 1022/TNB, pegiat media sosial Borneo Nitizen, perwakilan sekolah SMK/SMA, perwakilan APINDO, perwakilan Pengadilan Negeri dan para wartawan yang bertugas di Tanah Bumbu dan Kotabaru ini dilaksanakan pada tanggal 3 April 2019, sedianya dilaksanakan selama 2 hari namun dikarenakan sesuatu hal terkait keterbatasan materi Narasumber, maka dilaksanakan hanya sehari.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana, Imi Surya Putra, yang juga pimpinan media Online Jurnalisia, menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Tanah Bumbu dan semua pihak yang sudah mendukung kegiatan ini, tujuan kegiatan ini adalah untuk membendung, membentengi dan menangkis berita hoax yang sudah sangat masif beredar di masyarakat.
Di tempat yang sama Bupati Tanah Bumbu dalam sambutannya, yang dibacakan oleh kepala Dinas Kominfo Tanah Bumbu, Ardiansyah, S.Sos mengatakan sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan seminar ini, jurnalis memiliki peran penting dan strategis untuk menangkal berita hoax, ujaran-ujaran kebencian dan fitnah yang beredar di masyarakat, dengan mengedepankan fakta, dan bukan opini.
"kami, Pemkab Tanah Bumbu berharap setelah mengikuti pelatihan ini para peserta mampu menjadi jurnalis yang handal, berkerja secara profesional, sesuai kode etik jurnalistik," terang Ardiansyah.
Budi Ismanto, SH Wartawan Senior Metro TV Kalsel dan Dadang Sulistya, SE Pemred Barito Post selaku Narasumber memaparkan dan mengupas apa itu jurnalistik, peran jurnalis, seperti apa produk jurnalistik, cara menangkal berita hoax, dan lainnya. (RNS).
Tags:
Sosial
