Apa jadinya kalau pembangunan hanya dilakukan terhadap wajah kota saja namun belum menyentuh ke pemukiman kumuh, inilah yang terjadi seperti pemandangan di Desa Sejahtera Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu.
Pemandangan tak sedap tampak dari atas satu jembatan kecil atau tepatnya titian di kawasan Desa Sejahtera; di belakang lokasi Pusat Niaga Bersujud atau Pasar Minggu.
Sampah yang berserakan menumpuk di sekitar pemukiman warga yang dibawa air laut saat pasang, dan memenuhi pemukiman warga saat surut, karena merupakan daerah rawa yang dijadikan pemukiman.
Sampah yang berserakan menumpuk di sekitar pemukiman warga yang dibawa air laut saat pasang, dan memenuhi pemukiman warga saat surut, karena merupakan daerah rawa yang dijadikan pemukiman.
Menurut warga setempat, ini dikarenakan kebiasaan warga yang membuang sampah ke bawah jembatan tersebut sehingga mengakibatkan sampah menumpuk dan tak bisa hanyut kemana-mana saat air laut pasang ataupun surut.
Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan, di Desa Sejahtera belakang Pasar Minggu tersebut tidak ada khusus tempat sampah dan dari Dinas terkait cuma sekitar Pasar Minggu saja yang diperhatikan, sedangkan pemukiman warga di Desa Sejahtera itu tidak ada perhatian. Juga jembatannya yang sudah mulai rapuh yang luput dari perhatian ditambah tumpukan sampah yang menumpuk di bawahnya yang menimbulkan bau tak sedap.
Warga pun berharap ke depannya pemukiman mereka di Desa Sejahterae ini akan jadi perhatian dan ada perubahan baik kebersihan atau lingkungannya yang menjadi bersih. Karena menurut warga pula tidak menuntut kemungkinan menjadi sarang nyamuk demam berdarah atau malaria. (Herry)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.