Mesjid Unik, Khutbah Jumat Pakai Bahasa Bugis

Kearifan lokal

Itulah yang tergambar pada pelaksanaan khutbah shalat Jumat di mesjid Raudhatul Jannah di Kawasan Sungai Perak Desa Segumbang Kecamatan Batulicin Tanah Bumbu, Jumat (22/02/19).

Mesjid yang terletak di tepi jalan agak berada di atas itu, sepintas tampak seperti mushala karena bangunannya yang kecil cuma dapat menampung puluhan jemaah. Dan keberadaan mesjid tersebut sudah puluhan tahun, ini terlihat dari bagian dalam mesjid yang mulai kusam dengan fasilitas yang minim pula. 

Yang unik dari mesjid ini adalah bahasa yang digunakan oleh Khatib saat menyampaikan khutbah, menggunakan 3 bahasa yakni bahasa Arab, bahasa Indonesia dan bahasa Bugis. Padahal diantara jemaah yang hadir tak menutup kemungkinan terdapat dari suku lain yang tak paham bahasa Bugis

Nah, disitulah uniknya mesjid mungil ini. Diantara sekian banyak mesjid di seluruh Tanah Bumbu mungkin mesjid ini saja yang menggunakan bahasa Bugis bahasa yang hanya digunakan di kalangan warga keturunan etnis Bugis dikarenakan bahasa sehari-hari didominasi bahasa Banjar

"Pemerintah Daerah dan para pengusaha dari keturunan etnis Bugis seyogianya memperhatikan mesjid ini, memelihara kearifan lokal yang tersemat disana, dan melakukan pemeliharaan mengingat kondisi bangunannya yang kecil dan sudah lama pula," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu, Tjakra Suyana Ekaputra, SH, MH yang menyempatkan mengikuti shalat Jumat di mesjid tersebut. (Red)
Lebih baru Lebih lama