Terpilihnya Ready Kambo sebagai Wakil Bupati Tanah Bumbu Periode Sisa Masa Jabatan 2019-2021 pada voting tertutup yang dilakukan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (06/02/19), mendapat tanggapan dari Agus Rismalian Noor , Ketua Umum LSM PETA Kalsel.
Agus sangat menyayangkan sikap sebagian besar Anggota DPRD yang dinilainya tidak memihak terhadap prioritas orang daerah untuk menjadi Wakil Bupati Tanah Bumbu, terlepas dari alasan politik dan intervensi yang terjadi. Menurut Agus, selayaknya anggota DPRD Tanah Bumbu lebih peka lagi terhadap suara mayoritas warga Tanah Bumbu yang menginginkan orang asli daerah bukan orang luar daerah untuk menjadi Wakil Bupati Tanah Bumbu.
"Banyak figur dari daerah kita sendiri yang layak untuk menjadi Wakil Bupati, kenapa harus memilih orang luar daerah," imbuh Agus.
Terkait janji politik Ready Kambo yang disampaikan ketika penyampaian visi dan misi, yang mana ia berjanji akan memperjuangkan para Tenaga Honorer di Tanah Bumbu menjadi tenaga PPPK, Agus menyindir memangnya warga Tanah Bumbu ini Tenaga Honorer semua, jangan lupakan ada ribuan karyawan yang juga warga Tanah Bumbu yang saat ini nasibnya terancam di-PHK, bahkan saat ini sudah ada yang dirumahkan, belum lagi masalah ekonomi dan sosial masyarakat lainnya.
"Apa karena Ready Kambo kolega Pejabat di Pusat sehingga misinya di Tanah Bumbu cuma itu, atau ada misi terselubung dibalik suksesi Ready Kambo menjadi Wabup di Tanah Bumbu," sindir Agus pula. (Hery)
